LEMBAR PANDUAN PRAMUKA: MENAKSIR TINGGI OBJEK
Metode: Perbandingan Kesebangunan Segitiga (Satuan Stok/Tongkat) | Peralatan: Tongkat Pramuka (160 cm)

Keterangan Titik (Kesebangunan Segitiga):
- C = Pangkal bawah pohon/objek di tanah.
- D = Ujung/puncak paling atas dari pohon ().
- B = Titik tancap tongkat pramuka secara tegak lurus ().
- E = Ujung atas tongkat pramuka (Tinggi ).
- A = Titik pengamat. (Mata pembidik tepat di titik A menempel di tanah).
- Garis Bidik (A - E - D): Pandangan mata dari titik A menembus titik E tepat ke titik D.
2. TATA CARA PRAKTIK LAPANGAN
- Tentukan Objek (Titik C): Pilih pohon/tiang yang akan diukur, tandai pangkal bawahnya sebagai Titik C.
- Ukur Jarak Utama (Titik C ke B): Rebah-rebahkan tongkat di tanah dari titik C lurus ke luar sebanyak 9 panjang tongkat. Tancapkan 1 tongkat tegak lurus di ujung tongkat ke-9 (Titik B).
- Ukur Jarak Tambahan (Titik B ke A): Dari titik B, rebahkan lagi 1 panjang tongkat lurus ke belakang. Ujungnya menjadi Titik A.
- Membidik (Titik A): Posisikan mata pembidik tepat berada di Titik A (menempel di tanah), lalu bidik puncak pohon (D) agar sejajar lurus dengan puncak tongkat (E).
3. PERHITUNGAN RUMUS KESEBANGUNAN
Berdasarkan rumus segitiga sebangun:
![]()
Substitusi Data Satuan Tongkat:

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
GuDep 08.039/08.040 Memanfaatkan Limbah air Wudhu
Air bekas wudhu ditampung menggunakan wadah ember yang kemudian dimanfaatkan untuk kebutuhan tanaman seperti bunga dan sayuran.Manfaat dari pendauran ulang tersebut untuk mengurangi pen
